Dan demi jiwa dan apa yg dia sempurnakan.
Ruh - nyawa
Jasad - badan kita
Nafsu - apabila ada ruh & jasad baru dipanggil nafsu
Jiwa - nafsu
Nafsu → intipati surah
Jenis nafsu
- An-Nafs Al-Lawwamah - nafsu yg suka mencela (Surah Al-Qiyamah, Ayat 2)
- An-Nafs Al-Ammarah bis-Su’ - nafsu yg suka buat jahat (Surah Yusuf, Ayat 53)
- An-Nafs Al-Mutma’innah - nafsu yg tenang - redha & sabar (Surah Al-Fajr, Ayat 27)
Macam mana membentuk nafsu supaya membawanya ke syurga
الـ - menunjukkan specific
kenapa وَنَفْسٍ tiada الـ
- menunjukkan nafsu tu umum, tidak specific
Surah Al-Qiyamah, Ayat 2 (nafsu mencela)
"Dan Aku bersumpah dengan "Nafsul Lawwaamah" (Bahawa kamu akan dibangkitkan sesudah mati)!"
Surah Yusuf, Ayat 53 (nafsu jahat)
"Dan tiadalah aku berani membersihkan diriku; sesungguhnya nafsu manusia itu sangat menyuruh melakukan kejahatan, kecuali orang-orang yang telah diberi rahmat oleh Tuhanku (maka terselamatlah ia dari hasutan nafsu itu). Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani."
Surah Al-Fajr, Ayat 27 (nafsu tenang)
"....Wahai orang yang mempunyai jiwa yang sentiasa tenang tetap dengan kepercayaan dan bawaan baiknya! "
Intipati 1–7
- Allah boleh menukar dari malam ke siang & siang ke malam
- Allah nak bagitau akan ada satu kehidupan yg kekal
- Tidak akan bertukar → selamanya kekal, sihat, muda, bahagia
- Fasa kehidupan yg sentiasa kekal
- Langit → kuat, tinggi, tiada tiang → tidak runtuh, kebesaran Allah
- Bumi → tumbuhan, tempat tinggal
- Semua di atas Allah ciptakan untuk jiwa (manusia)
- Jika jiwa rosak, seluruh tubuh manusia pun rosak
Surah As-Syuara: 193
“Allah menurunkan Al-Quran melalui Malaikat (Roh Al Amin) kepada hati engkau”
Quran diturunkan untuk diberi dan didalami dalam hati manusia.